Aqiqah

24 03 2008

Tentang Aqiqah yang kami kutip dari Brosur Ahad Pagi MTA Surakarta

Pengertian ‘Aqiqah
Menurut bahasa ‘Aqiqah artinya : memotong. Asalnya dinamakan ‘Aqiqah,
karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan itu.
Ada pula yang mengatakan bahwa ‘aqiqah itu asalnya ialah : Rambut yang
terdapat pada kepala si bayi ketika ia keluar dari rahim ibu, rambut ini
disebut ‘aqiqah, karena ia mesti dicukur.
Adapun menurut istilah agama, yang dimaksud ‘aqiqah itu ialah :
Sembelihan yang disembelih sehubungan dengan kelahiran seorang anak,
baik laki-laki ataupun perempuan pada hari yang ke tujuh sejak
kelahirannya dengan tujuan semata-mata mencari ridla Allah.

Hal-hal yang disyariatkan sehubungan dengan ‘aqiqah
Yang berhubungan dengan sang anak

  1. Disunnatkan untuk memberi nama dan mencukur rambut (menggundul) pada hari ke-7 sejak hari lahirnya. Misalnya lahir pada hari Ahad,‘aqiqahnya jatuh pada hari Sabtu.
  2. Bagi anak laki-laki disunnatkan ber’aqiqah dengan 2 ekor kambingsedang bagi anak perempuan 1 ekor.
  3. ‘Aqiqah ini terutama dibebankan kepada orang tua si anak, tetapi boleh juga dilakukan oleh keluarga yang lain (kakek dan sebagainya).
  4. ‘Aqiqah ini hukumnya sunnah.

Yang berhubungan dengan binatang sembelihan

  1. Dalam masalah ‘aqiqah, binatang yang boleh dipergunakan sebagai sembelihan hanyalah kambing, tanpa memandang apakah jantan atau betina
  2. Waktu yang dituntunkan oleh Nabi SAW berdasarkan dalil yang shahih ialah pada hari ke-7 semenjak kelahiran anak tersebut

Tindakan

Information